Pemberian Suntik Vaksin Diftri


     Kementerian Kesehatan RI menganjurkan vaksinasi difteri sebagai upaya penanggulangan dan pencegahan meluasnya KLB (Kejadian Luar Biasa) difteri di Indonesia. Program vaksinasi dari pemerintah Indonesia melalui ORI (Outbreak Response Immunization), memberikan imunisasi difteri terutama bagi penduduk Indonesia berusia 1-19 tahun yang tinggal di sekitar penderita difteri. Sedangkan vaksinasi difteri pada orang dewasa diharapkan dapat dilakukan secara mandiri di fasilitas kesehatan pemerintah atau swasta.
Berikut ini adalah data yang kami ambil dari situs resmi WHO mengenai penurunan jumlah penderita difteri di dunia:
     Difteri merupakan penyakit yang dapat menyebabkan masalah pernapasan, kelumpuhan, gagal jantung hingga berujung kematian. Penyebarannya adalah melalui udara ketika penderita difteri batuk atau bersin. Vaksinasi difteri pada anak maupun orang dewasa berfungsi memicu timbulnya kekebalan tubuh terhadap bakteri penyebab penyakit tersebut. Umumnya pemberian vaksinasi difteri bersama dengan vaksin lain dilakukan pada usia bayi 2, 3, dan 4 bulan, sesuai dengan rekomendasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) tahun 2017. Vaksinasi itu dikenal dengan DTP, sebagai upaya perlindungan terhadap penyakit difteri, tetanus, dan batuk rejan (pertussis). Jika vaksin yang diberikan jenis DTPa, maka vaksin diberikan pada usia 2, 4, dan 6 bulan. Anak berusia 7 tahun ke atas dan orang dewasa diberikan rekomendasi untuk memperoleh vaksinasi Td atau Tdap. Dilanjutkan dengan pemberian vaksinasi ulang (booster) minimal setiap 10 tahun sekali.



     Dalam upaya Pencegahan Penyakit Difteri kelompok KKN 07 bekerja sama dengan PUSKESMAS Kecamatn Torjun mengadakan kegiatan Pemberian Suntik Vaksin Diftri, yang bertempat di SMP 2 TORJUN, diikuti kelas VII, kelas VIII dan kelas IX, dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat mencegah penyebaran penyakit difteri dikecamatan torjun, kelompok KKN 07 sebagai tambahan tenaga pembantu medis. Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut terdapat hal-hal yang sangat lucu, dimana siswa berlarian bermain kejar-kejar karena takut disuntik, samapai ada yang menangis.
(vidio kegiatan proses Pemberian Suntik Vaksin Diftri)


.

sumber :


Segitu dulu ya, sekilas kegiatan kelompok KKN 07 TEMATIK universitas trunojoyo madura, sukses selalu untuk kita,Semoga bermanfaat, 

#KKN 07
#ULALAAAAAAAA




created by : KKN 07, DESA TORJUN, KECAMATAN TORJUN, SAMPAN


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Welcome to Torjun Village

Senam Bersama Warga Desa torjun